Bersama Teduhnya Awan

Kita yang berteduh di balik awan.

Berharap sejuk sejenak kala angin meneriakkan kencangnya .

Selasar sudut yang bergema, membuat seolah lupa pada apa yang dirasa.


Biar kita mengeluh dengan tanpa menyerah,

Sesekali saja, 

Dengan harap tak menjadi sia-sia 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukan Lagi Aku Pemeran Utamanya

Intuisi