Mengawali yang Tiada

Bahagiaku tenggelam di pelupuk mata

Mencoba mencari jalan yang lain

Tanpa henti berharap tak sia-sia

Memulai kembali di titik yang berangin


Pada yang hidup di sebuah istana

Bagaimana rasanya di sana?

Batasan mengapa menjadi lebih jelas

Apa tiadaku tak berbekas?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukan Lagi Aku Pemeran Utamanya

Intuisi